7 Ketakutan yang Membahayakan Blog (06)

7 Ketakutan yang Membahayakan Blog (dan Cara Mengatasinya)



Membangun sebuah blog sukses adalah keinginan semua blogger. Namun, mengapa banyak blog yang tidak sukes? Salah satu faktornya adalah ketakutan yang menghinggapi si pemilik blog sehingga berdampak negatif pada blognya. Di bawah ini adalah 7 ketakutan yang membahayakan blog, lengkap dengan cara mengatasinya.

1. Takut postingan di-copas

Tidak dapat dipungkiri, postingan (artikel) berkualitas menjadi batu penjuru dalam membangun blog sukses dalam jangka panjang. Menulis postingan seperti itu butuh energi dan waktu karena banyak hal yang perlu disiapkan dan dilakukan. Tak heran, sejumlah blogger menyerah pada kondisi tersebut.
Bukan pada keterampilan menulis, namun ketakutan bahwa postingan berkualitasnya akan di-copy paste (copas) orang lain. Ketakutan tersebut mungkin berupa, “Saya sudah capai-capai menulis postingan berkualitas, orang lain dengan seenak perutnya meng-copas postingan saya. Parahnya lagi, postingan copas tersebut lebih tinggi posisinya dibandingkan postingan saya di Google. Jadinya, saya malas menulis postingan berkualitas lagi”.
Ketakutan seperti itu membahayakan blog Anda dalam jangka panjang. Mengapa? Karena blog Anda akan kehabisan postingan berkualitas, terberngkalai, atau dibanjiri postingan ala kadarnya.
Solusinya?
Pertama, teruslah menulis postingan berkualitas. Fokuskan energi dan waktu Anda untuk menulis, bukan untuk memikirkan orang lain yang akan men-copas postingan Anda. Dengan demikian, Anda akan terus memiliki getaran positif dalam mengembangkan blog Anda.
Kedua, berbaik sangkalah kepada Google. Mengapa? Karena cepat atau lambat, Google akan memberikan posisi yang lebih baik untuk postingan-postingan berkualitas milik penulis aslinya.
Ketiga, bagikan postingan Anda di akun sosial media Anda sesegera mungkin. Sebagai contoh, setelah Anda memublikasikan postingan tersebut, langsung buka akun Twitter, Facebook, atau Google + Anda dan bagikan postingan tersebut. Dengan demikian, Anda memiliki bukti kuat secara sosial bahwa Andalah penulis asli postingan tersebut. Mungkin saja aktivitas ini akan membantu bila Anda mengajukan DMCA ke Google.

  • Cara Melaporkan Dugaan Pelanggaran Hak Cipta via Google DMCA

ilustrasi Google DMCAAnda pasti sepakat dengan saya kalau menulis artikel itu bukan pekerjaan yang mudah. Barangkali Anda perlu waktu 1 jam, 2 jam, 3 jam atau malah 3 hari hanya untuk merampungkan satu judul artikel saja.
Lalu hasil jerih payah Anda menulis yang Anda terbitkan di blog Anda seenaknya di- copy paste (copas) orang lain dan dengan santai diterbitkan ulang di blog mereka tanpa embel-embel nama Anda terpampang sebagai sumber artikel.
Barangkali spontan Anda akan kesal atau malah mencak-mencak, lalu melontarkan sumpah serapah atau berkomentar yang bernada negatif di blog pelaku.
Sebenarnya kita patut bangga kalau kita telah berhasil menulis artikel yang menarik hati pelaku copas, karena daya tarik itulah barangkali yang menyebabkan artikel kita diterbitkan ulang di blog mereka, dan kita boleh bilang kalau kita bernilai lebih sebagai seorang penulis setidaknya di mata pelaku copas.
Tapi betapa kesal dan kecewanya kita manakala Google malahan menampilkan artikel karya kita yang diterbitkan di blog pelaku copas di halaman hasil pencarianya ketimbang artikel yang terbit di blog kita yang nota bene adalah artikel original, yang tidak terlihat bahkan hingga halaman ke-10 misalnya.
Anda boleh bilang Google tidak bisa membedakan mana artikel original dan mana artikel copas, atau malah saking kesalnya Anda akan bilang Google mentolelir praktik copas. Tapi tunggu dulu, saya berpikir sebenarnya Google bermaksud agar kita lebih aktif melindungi karya kita sendiri. Oleh karena itu, Google bersedia menerima pengaduan dari kita yang merasa hak cipta kita telah dilanggar orang.
Google akan menanggapi pemberitahuan dugaan pelanggaran yang sesuai dengan Digital Millennium Copyright Act (DMCA) dan undang-undang kekayaan intelektual yang berlaku lainnya. Silakan mengajukan pemberitahuan pelanggaran hak cipta ke Google.
Berikut ini petunjuk singkat cara pengisian formulir laporan dugaan pelanggaran hak cipta tersebut.
1. Temukan artikel Anda yang di-copas orang lain
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menemukan artikel Anda yang di-copas, sekaligus mencari blog pelaku copas. Cara termudahnya adalah dengan menuliskan judul artikel Anda atau sebagian isi dari artikel Anda di kotak penelusuran Google dengan diapit oleh tanda ” “. Selanjutnya kunjungi Google DMCA notice.
2. Identifikasi dan uraikan karya berhak cipta
Pada kotak isian berjudul: Identifikasi dan uraikan karya berhak cipta, isikan dengan kalimat : “Writing pieces published on my blog/website” atau kalimat senada lainnya.
3. Kirimkan URL artikel Anda yang dicopas
Pada kotak isian berjudul: Di manakah kami bisa melihat contoh karya yang sah tersebut?, isi dengan URL di blog Anda yang berisi artikel original karya Anda yang di-copas.
4. Informasikan URL artikel copas
Pada kotak isian berjudul: Lokasi materi yang melanggar, isi dengan URL di mana Anda menemukan artikel Anda di blog pelaku copas.
Anda diminta memperhatikan dan membaca pernyataan tersumpah. Karena ini menyangkut perkara hukum harap Anda berhati-hati. Karena itu perlu Anda pastikan sekali lagi artikel Anda tersebut keseluruhan isinya adalah benar-benar karya Anda sendiri.

  • Respon Tim Google

A. Menghapus artikel copas di Blogspot
Anda akan mendapatkan pemberitahuan beberapa hari kemudian melalui email tentang status pengaduan Anda, berupa tanggapan atau tindakan yang akan Google ambil terkait pengaduan yang Anda lakukan.
Saya sendiri telah menggunakan formulir pengaduan ini karena ada puluhan artikel yang saya terbitkan di blog informasibisnis.net yang dicopas orang, dan 5 judul darinya telah saya ajukan ke Google melalui form pelaporan pelanggaran hak cipta ini.
Hasilnya, artikel saya yang terbit di blog orang lain dihapus oleh tim Blogger. Kebetulan blog pelaku copas tersebut adalah blog berplatform Blogspot sama dengan blog saya sehingga dengan mudah posting non original tersebut dihapus Google dari hosting blogger.com.
Berikut adalah email (Agustus 2012) konfirmasi dari Blogger Team yang saya terima tentang penghapusan URL (benar-benar telah dieksekusi).
 Hello,
Thanks for reaching out to us.
We have reviewed the Blogger portion of your complaint stemming from case #: 1092542324
 In accordance with the DMCA, we have completed processing your infringement complaint and the content in question no longer appears on the following URL(s):
 http://…….blogspot.com/2011/10/cara-membuat-kotak-komentar-facebook-di.html
http://……blogspot.com/2011/05/cara-membuat-kotak-komentar-facebook-di.html
Please let us know if we can assist you further.
Regards,
The Google Team
B. Menghilangkan artikel copas dari hasil pencarian
Akan tetapi tentu saja Google tidak bisa menghapus artikel copas dari blog atau website yang tidak hosting di blogger.com. Untuk artikel copas yang terbit di hosting di tempat lain, Google hanyalah menghapus URL dari hasil pencarian Google.
Berikut ini email yang saya terima dari Google Team mengenai hal tersebut.
In accordance with the Digital Millennium Copyright Act, we have completed processing your infringement notice. The following URLs will be removed from Google’s search results in a few hours:
http://…..com/Cara+Membuat+Kotak+Komentar+Untuk+Semua+Jenis+Pengunjung+Blog+Bisnis-9270201.html
If you need further assistance please contact us by replying directly to this email, or using our online forms at www.Google.com/support/go/legal.
Regards,
The Google Team

  • Notifikasi di hasil penelusuran Google

Tulisan yang tampil di halaman hasil pencarian Google terkait dengan URL yang dihapus adalah sebagai berikut:
Sebagai jawaban atas delik aduan yang kami terima berdasarkan UU Hak Cipta Digital Milenium AS (US Digital Millennium Copyright Act), kami telah menghapus 2 hasil telusur dari halaman ini. Bila penasaran, Anda dapat membaca delik aduan DMCA yang menyebabkan penghapusan tersebut pada ChillingEffects.org.
Kalo Anda klik teks link “delik aduan DMCA” maka konten berikut ini akan tampil:
DMCA (Copyright) Complaint to Google
Sent by: abdul majid
To: Google
 The cease-and-desist or legal threat you requested is not yet available.
 Chilling Effects will post the notice after we process it.
 Question: Why does a web host, blogging service provider, or search engine get DMCA takedown notices?
Answer: ..dst………… (http://www.chillingeffects.org/notice.cgi?sID=508060)
Pelaporan pelanggaran hak cipta ini hendaklah menjadi pilihan terakhir manakala Anda tidak berhasil atau tidak mungkin meminta blogger pelaku copas menghapus sang artikel dari blog mereka, baik karena tidak mereka indahkan atau karena Anda tidak menemukan identitas sang pelaku misalnya alamat email atau nomor handphone.

2. Takut ditolak Google AdSense

takutGoogle AdSense diduga memiliki standar yang tinggi dalam penerimaan blog-blog yang akan menayangkan iklan mereka. Hanya blog-blog yang sesuai standar merekalah yang disetujui. Tentu, bagi sejumlah blogger, ini menjadi ketakutan yang terus menghantui sehingga mereka malas atau enggan mengajukan blognya ke Google AdSense.
Apakah Anda salah satu blogger seperti itu? Jika ya, berikut adalah solusinya:
  • Ajukan saja blog Anda. Diterima atau tidak, itu hal lain.
  • Jika belum diterima, baca baik-baik alasan tim Google AdSense. Berdasarkan alasan mereka tersebut, perbaiki blog Anda sesegera mungkin.
  • Ajukan kembali blog Anda ke mereka

3. Takut pengunjung tidak bertambah

Ketakutan ketiga adalah pengunjung tidak bertambah. Ketakutan ini membuat Anda malas mengembangkan blog Anda karena merasa tidak ada gunanya menulis postingan baru, membalas komentar pembaca, dan sebagainya. Dampaknya, blog Anda akan menjadi sebuah blog medioker.
Solusinya?
Pertama, diversifikasi sumber pengunjung Anda. Jika selama ini mengandalkan pengunjung dari mesin pencari, lakukan eksperimen dengan menjaring pengunjung dari media sosial.
Kedua, bangun kerja sama dengan blogger-blogger ternama. Salah satu bentuknya adalah dengan menjadi penulis tamu di blog-blog mereka.
Ketiga, teruslah mengembangkan blog Anda sesuai perencanaan Anda. Kesampingkan dulu bertambah atau tidaknya jumlah pengunjung, namun fokuslah pada pengunjung yang ada. Mereka akan menghargai upaya Anda, sekecil apa pun upaya tersebut.

4. Takut waktu tersita

Mengembangkan blog, terlebih blog yang ditujukan untuk menghasilkan uang, perlu waktu untuk menulis postingan, menjawab pertanyaan pengunjung, membagikan postingan di sosial media, dan sebagainya. Tentu, aktivitas tersebut akan menyita waktu Anda untuk keluarga atau pekerjaan Anda (jika Anda seorang blogger paruh waktu).
Anda takut tersita waktu untuk mengembangkan blog Anda? Jika ya, solusi yang mungkin tepat adalah:
  • Alokasikan waktu Anda sejam sehari untuk mengembangkan blog Anda. Kapan waktu tersebut? Itu bergantung pada rutinitas Anda. Bisa pagi, siang, atau malam.
  • Rekrut karyawan untuk mengerjakan tugas-tugas ngeblog atau pemasaran yang tidak bisa Anda lakukan.

5. Takut tidak menghasilkan uang

“Saya ingin beralih ke blog WordPress self-hosting, namun takut blog saya nantinya tidak menghasilkan uang,” kata beberapa blogger yang menghubungi saya via email. Anda seperti itu juga?
Jika ya, solusinya adalah sewa hosting sekarang juga. Itu adalah SATU HAL Anda. Blog tersebut menghasilkan uang atau tidak adalah HAL lain. Dengan menyewa hosting, baik dari penyedia hosting dalam atau luar negeri, Anda akan “dipaksa” mengelola blog tersebut secara profesional karena Anda tidak mau uang Anda hilang sia-sia.

6. Takut bersaing dengan blogger lain

Jika baru merambah dunia blog, Anda tentu melihat blog-blog sukses yang setopik dengan Anda. Terkadang, kesuksesan blog-blog tersebut membuat Anda takut bersaing dengan mereka. Alasannya beragam, mulai dari mengeluhkan usia sampai tidak punya bakat. Dengan kata lain, Anda kalah sebelum berperang karena sepertinya tidak ada jalan lain untuk mengalahkan mereka.
Solusi untuk mengatasi ketakutan ini adalah:
  • Anggap persaingan adalah hal biasa yang akan membuat blog Anda lebih berkembang
  • Bersinergi dengan para pesaing Anda. Bentuknya bisa mereferensikan postingan mereka di blog atau akun sosial media Anda
  • Percaya diri bahwa Anda dapat sukses seperti mereka (dan bahkan melebihinya) karena sukses adalah hak semua orang, bukan hak segelintir orang
  • Identifikasi kekurangan blog-blog sukses yang setopik dengan blog Anda. Misalnya, mereka belum membahas topik tertentu atau topik tersebut belum diulas lengkap. Setelah itu, bertindaklah dengan menulis topik tersebut sebaik mungkin

7. Takut PageRank turun

PageRank (PR) bagi sejumlah blogger merupakan prestise tersendiri. Mereka takut PR-nya turun bila postingan mereka mem-backlink postingan orang lain yang relevan dengan postingannya. Meskipun harus mem-backlink, mereka menaruh atribut nofollowke postingan orang lain.
Jika Anda memiliki ketakutan seperti itu, berikut adalah solusinya:
  • Buang prestise PR. Di jaman sekarang, PR bukanlah faktor utama yang akan meningkatkan jumlah penghasilan Anda
  • Beri atribut dofollow pada backlink untuk postingan orang lain yang menurut Anda baik dan relevan terhadap postingan Anda. Ini akan membantu Anda dalam membangun personal branding dan atau networking dengan blogger lain. Ingat, formula sederhana untuk membangun networking yang sejati adalah memberi sebelum menerima
Simpulannya, banyak ketakutan yang muncul di pikiran saat mulai dan mengembangkan blog. Jika dibiarkan, ketakutan-ketakutan tersebut akan membatasi atau bahkan menjauhkan blog Anda dari kesuksesan. Oleh karena itu, hilangkan satu per satu (secara bertahap) ketakutan tesebut sekarang juga.
Ketakutan apalagi yang pernah Anda miliki dan bagaimana cara mengatasinya?
LihatTutupKomentar